LP3M Unbrah Gelar Bimtek Penyegaran Auditor Audit Mutu Internal (AMI)

 

Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unbrah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyegaran Auditor Audit Mutu Internal (AMI) 2023 pada Kamis 13 Juli 2023 di Ruang Sidang Yayasan Pendidikan Baiturrahmah Padang.

Dalam kegiatan ini dihadirkan narasumber Dr. Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forrest.Trop dari Universitas Gadjah Mada, Fasilitator wilayah SPMI dari Unbrah yakni Ira Suryanis, S.ST, M.Keb dan Sri Oktarina, SKM, MKM.

Dr. Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forrest.Trop Fasilitator SPMI Nasional dari Universitas Gadjah Mada

 

Ira Suryanis, S.ST, M.Keb Fasilitator SPMI Wilayah X
Ira Suryanis, S.ST, M.Keb Fasilitator SPMI Wilayah X

 

Sri Oktarina, SKM, MKM Fasilitator SPMI Wilayah X

Dalam sambutannya Kepala LP3M Unbrah Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M.Sc menyebutkan bahwa kegiatan ini diperuntukkan kepada dosen yang berkecimpung dalam dunia SPMI baik itu sebagai Auditor di kampus atau pemegang jabatan Gugus Kendali Mutu dan Badan Penjaminan Mutu.

Kepala LP3M Unbrah.

Karena judulnya penyegaran kata Prof Novirman, kegiatan ini lebih kepada penguatan pengetahuan sekaligus penambahan aturan-aturan baru tentang SPMI serta tips dan trik dalam melakukan AMI termasuk saat menjadi auditor maupun auditi.

Rektor Unbrah.

Dalam kegiatan ini juga lebih kepada “Sharing session” terkait pengalaman SPMI antar kampus. Kepala LP3M berharap agar para auditor atau pelaku SPMI dapat lebih meningkatkan kinerjanya dalam melakukan Audit atau AMI.

Senada itu Rektor Unbrah Prof. Dr. Ir Musliar Kasim, M.S mengatakan Bimtek ini bertujuan agar standar yang telah dibuat di masing-masing kampus dapat dilaksanakan secara efisien, efektif dan tepat sasaran.

Reri Anton ST, MM dari LLDikti X

Ke depannya AMI yang dilaksanakan dapat menjadi tolak ukur dalam penyusunan bahan akreditasi, artinya apapun yang dinilai dalam AMI menjadi acuan untuk akreditasi.

Perwakilan LLDikti X Reri Anton, ST, MM pada sambutannya mengingatkan tujuan Bimtek ini agar auditor dapat lebih memperjelas dalam pemberian rekomendasinya. Jangan sampai katanya auditi kaget dengan auditor yang tidak jelas.

Foto bersama.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi Bimtek oleh Dr. Ir Johanes Pramana Gentur Sutapa, M.Sc.Forrest.Trop dari Universitas Gadjah Mada pada sesi pertama secara daring, dilanjutkan dengan Ira Suryanis, S.ST, M.Keb dan Sri Oktarina, SKM, MKM pada sesi kedua dan ketiga secara luring.

Kegiatan Bimtek itu diikuti oleh dosen di lingkungan Unbrah dan puluhan dosen dari 12 PTS yang ada di Sumbar, dan beberapa PTS dari luar Sumbar.

Kegiatan Bimtek itu diikuti oleh dosen di lingkungan Unbrah dan puluhan dosen dari 12 PTS yang ada di Sumbar, dan beberapa PTS dari luar Sumbar.

LP3M MELAKUKAN PERTEMUAN GABUNGAN DENGAN BAPEM DAN GKM LINGKUP UNBRAH

LP3M Unbrah melakukan pertemuan gabungan dengan BAPEM dan GKM lingkup Unbrah pada Kamis, 15 Juni 2023. Pertemuan yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, MSc selaku Kepala LP3M Unbrah ini dihadiri oleh Rektor Unbrah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, MS untuk memberi kata sambutan. Dalam sambutannya Rektor memberi arahan mengenai pentingnya peran BAPEM dan GKM dalam menjaga mutu masing-masing Fakultas maupun Prodi yang ada di lingkup Unbrah.

Pada pertemuan tersebut Kepala LP3M memberi arahan kepada seluruh tim BAPEM dan GKM agar dalam melakukan monev nantinya jangan hanya fokus pada standar pendidikan saja, tetapi harus dititik beratkan juga pada standar penelitian maupun standar pengabdian agar terjadi keselarasan mutu yang baik dalam bidang Tri Dharma di masing-masing Fakultas maupun Prodi. Kegiatan ini dihadiri oleh BAPEM dari 5 Fakultas, dan GKM dari 12 Prodi yang ada di Universitas Baiturrahmah.

 

Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, MSc Terpilih Kembali untuk Memimpin Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unbrah hingga Tahun 2026

Rektor Universitas Baiturrahmah Prof. Dr. Ir. Musliar Kasim, M.S melantik kembali Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, MSc sebagai Kepala Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) periode 2022-2026 berdasarkan SK Rektor No: 303/SK/UNBRAH/X/2022. Pada kesempatan yang sama Rektor juga melantik apt. Yahdian Rasyadi, M.Farm sebagai Sekretaris LP3M Periode 2022-2026 berdasarkan SK Rektor No: 304/SK/UNBRAH/X/2022, menggantikan Sekretaris sebelumnya Ira Suryanis, S.ST., M. Keb yang saat ini tengah fokus menempuh pendidikan doktoral di Universitas Andalas. Bersamaan dengan itu Rektor juga melantik Dekan, Wakil Dekan I dan III Fakultas Vokasi Periode 2023-2027.

Rektor usai pelantikan berpesan, agar pejabat yang baru dilantik dapat meneruskan perjuangan pejabat sebelumnya dan memperkuat kinerja agar lebih baik. Kepada Bapak dan Ibu pejabat baru yang dilantik, dimohon dapat meneruskan program-program yang baik dari pejabat sebelumnya dan memberikan kinerja terbaiknya,” ujar Rektor Unbrah. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat Unbrah dan Ketua Yayasan Pendidikan Baiturrahmah bersama pengurus yayasan.

LP3M Unbrah Gelar Audit Mutu Internal (AMI) Secara Daring Pertama

Lembaga Pengembangan Pengajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unbrah menggelar Audit Mutu Internal (AMI) secara dalam jaringan menggunakan platform Zoom pada Selasa 4 Agustus 2020.Kepala LP3M Unbrah

Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M.Sc

mengatakan AMI ini dilakukan terhadap prodi baru Farmasi Klinis Fakultas Kedokteran yang tengah menyiapkan borang akreditasi pertama kali. AMI ini dilakukan dengan sistem daring dan pertama kali di Unbrah bahkan di LLDikti X.

Dimana tiga orang auditor yakni Ira Suryanis, S.ST, M.Keb, Harry Budiman, SKM, M.KM dan drg. Sri Pandu Utami, S.Kg, M.Si melakukan assesment lapangan atau pemeriksaan kesesuaian dokumen dan data melalui tanya jawab jarak jauh dan virtual.

Kepala LP3M Unbrah Prof. Dr. Ir. Novirman Jamarun, M.Sc. Sama seperti pelaksanaan AMI sebelum pandemi, dalam hal ini pemeriksa atau auditor tetap bertanya tentang sembilan kriteria penilaian akreditasi.

Kesembilannya yakni 1) Visi, Misi, Tujuan, dan Strategi, 2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama, 3) Mahasiswa, 4) Sumber Daya Manusia, 5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, 6) Pendidikan, 7) Penelitian, 8) Pengabdian kepada Masyarakat, dan 9) Luaran dan Capaian Tridharma.

Tujuannya untuk mempermudah proses penyusunan borang sebagai instrument utama akreditasi prodi tersebut. Mengingat kata Kepala LP3M kesesuaian borang dengan dokumen

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang mengacu pada dokumen standar Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan tambahan akan menentukan penilaian akreditasi.

“Kita berharap Farmasi Klinis mendapat nilai B agar lebih aman dan proses akademik menjadi lancar,” tutur Kepala LP3M.

Untuk itu hasil AMI yang berupa rekomendasi auditor dalam melengkapi kekurangan atau ketidaksesuaian akan bermanfaat dalam pencapaian nilai akreditasi tersebut. Para auditor ini juga bukanlah petugas atau dosen sembarang yang dipilih namun telah lulus pelatihan sebagai Auditor AMI nasional.

Tentunya apa yang direkomendasikan telah sesuai ketetapan standar nasional. Bedanya kali ini dilaksanakan tanpa tatap muka dan pemeriksaan dokumen dan bukti hanya melalui penyampaian data digital.

Ada kemungkinan kata Prof Novirman ini memberikan beberapa pengurangan nilai kegiatan dibanding luring atau tatap muka.

Tim Prodi Farmasi Klinis tengah mengikuti AMI secara daring. Ketua Prodi Farmasi Klinis Eka Desnita, S.Farm, Apt, M.Farm mengapresiasi kegiatan AMI secara daring ini.

Menurutnya meski dalam keadaan pandemi Covid-19 yang masih merajalela saat ini pihaknya masih mendapat kesempatan diassesment oleh auditor AMI atas progress kinerja Prodinya.

Mengingat juga prodi Farmasi Klinis termasuk jurusan baru di Unbrah yang baru berdiri 2018 lalu. Tentu saja sumber daya yang dimiliki masih segar dan belum banyak berpengalaman dalam hal proses akademik.

Bukan hanya itu mengingat prodi ini juga tergolong baru di Indonesia, kegiatan AMI ini juga membantu Farmasi Klinis untuk menyiapkan borang yang tengah disusun saat ini.

Ka.Prodi Farmasi Klinis Eka Desnita, S.Farm, Apt, M.Farm.

Ketua Prodi berharap rekomendasi yang diberikan auditor dapat membuka mata civitas akademika untuk segera merevisi dokumen yang telah disusun sekaligus melengkapi instrumen serta data lainnya.

Di samping itu, menurutnya kegiatan AMI juga dapat menjadi gambaran Prodinya dalam menghadapi assesment dari aksesor akreditasi nantinya.

“Kita bisa melihat sampai mana kesiapan prodi dalam menyusun sembilan kriteria akreditasi tersebut,” ujarnya. Sementara itu pelaksanaan AMI di Farmasi Klinis berjalan sesuai jadwal.

Yang mana kegiatan yang diikuti oleh 20 orang lebih yakni perangkat prodi Farmasi Klinis mulai dari Ka Prodi sampai mahasiswa, Rektor Unbrah, Kepala LP3M, Auditor, Humas dan perangkat Fakultas Kedokteran.

Salah satu Auditor Ira Suryanis, S.ST, M.Keb.

Kegiatan dibagi atas dua bagian pemeriksaan kriteria yakni pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB untuk kriteria VMTS, Tata Pamong, Pendidikan, dan Mahasiswa.

Sedangkan pukul 13.00 WIB hingga 15.30 untuk kriteria SDM, Sarana Prasarana, Penelitian, Pengabdian Masyarakat dan Capaian Luaran.

Diakhir kegiatan disebutkan rekomendasi atau hasil Ketidaksesuaian (KTS) dari masing-masing auditor yang kemudian ditandatangani berita acara dan absen yang juga secara virtual.